Kamis, 14 September 2017

Kehangatan Cinta Dalam Secangkir Teh Celup



Manfaat teh dalam merawat keharmonisan rumah tangga. Foto dari koleksi Sariwangi


Menyediakan secangkir teh setiap pagi dan sore menjadi tradisi yang saya jalani sejak awal menikah hingga di usia pernikahan kami yang lebih dari 20 tahun ini. Bosankah? Anehnya, tidak. Saya malah menikmatinya. Serius!

Begitu rutin, sehingga seperti ada yang kurang dan salah bila tidak melakukan hal itu. Saya juga menjadi sangat tidak nyaman bila suami menolak minum teh yang sudah saya sediakan. Ahaha, sebab,  itu pertanda Pak Suami sedang marah. (pernah mengalaminya, Mak? Hehehe... It’s Ok laah. Setidaknya secangkir teh itu hanya tidak disentuh, bukan dibanting. Bayangkan bila dibanting. Bisa hancur berkeping-keping perasaan awak. Persislah nasib si cangkir. Muehehe)

Sedikit merepotkan memang, meluangkan waktu untuk menjerang air lalu menyeduhnya ke dalam cangkir teh, terlebih bila fisik sedang tidak fit, atau baby sedang rewel-rewelnya. Namun bila mengingat efeknya yang besar dalam menciptakan kehangatan dalam rumah tangga, apalah artinya kerepotan tersebut.

Dan, hei, kebiasaan minum teh ini ternyata bagus lho untuk mencegah datangnya serangan  stroke. Iya, betulan. Mengapa?

Karena di dalam teh terdapat senyawa flavonoid. Nah, senyawa ini berfungsi untuk mencegah penyakit penyumbatan pembuluh darah. Jadi senyawa flavanoid ini mampu meningkatkan fungsi pembuluh darah agar tak mudah tersumbat.

Kita mafhum kan, Mom, hidup di era sekarang ini sulit menerapkan pola hidup dan pola konsumsi yang sehat, ditambah pemicu stres yang banyak yang mau tak mau harus kita hadapi, membuat kita berisiko tinggi mengalami penyumbatan pembuluh darah yang bisa mengakibatkan stroke.

Nah,  dengan minum teh setiap hari, itu bisa jadi ikhtiar untuk menghindarkan diri dari serangan stroke. Karena dibanding buah-buahan, teh mengandung senyawa flavonoid paling banyak.

Selain itu, dari secangkir teh celup yang disediakan setiap pagi dan sore, saya berharap bisa menjadi booster pembangkit semangat atau barangkali bisa mengurai letih dan mengusir kepenatan setelah seharian bekerja. Apalagi bila diiringi senyum manis mungkin lenyaplah itu segala lelah. Eaa

Oya, jangan lupa untuk melakukan hal-hal berikut ini ya, agar kehangatan cinta terjaga sepanjang waktu. Namanya juga ikhtiar, ya nggak, Mom?

1. Luangkan waktu untuk berbincang dengan pasangan

Ini penting, Mom. Ada kalanya kita terjebak dalam kesibukan yang tak kunjung putus. Pekerjaan rumah yang tak pernah selesai, namun saat suami sampai ke rumah, tinggalkan dulu semua kehebohan itu. Seduhlah teh celup, dan jalinlah komunikasi yang menyenangkan.

2. Berilah pijitan ringan

Tidak semua orang memiliki bakat menjadi tukang pijat atau kepekaan dalam urusan tata letak urat, namun, pijatan-pijatan ringan yang kita lakukan akan membantu menumbuhkan perasaan nyaman dan rileks pada suami. Asal jangan sambil ngomongin soal tagihan utang dan cicilan ya Mom

3. Saling memberi hadiah dan ucapan tanda sayang

Ssst, ini mungkin terkesan lebay dan nggak penting. Tetapi dalam pernikahan, hal-hal yang sepele semacam ini bisa menghangatkan hubungan dengan pasangan loh. Setidaknya di momen-momen spesial. Bukankah cinta itu juga perlu dinyatakan, bukan cuma dipendam dalam dada?

Semoga tulisan ini bermanfaat ya, Mom. Jangan lupa menyeduh teh dan menikmati kebersamaan dengan orang-orang terkasih. Salam ^_^





8 komentar:

  1. Aku ga ribet sih bikin teh, pake air dispenser. Hahaha.. Dan ya.. Efek teh itu ngena banget sampe ke hati. Eaaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahaha... artinya urusan menyediakan teh beres ya Mbak Ruli?

      Hapus
  2. Tiap pagi dan tiap pulang kerja biasanya aku bikinin minum, kadang teh hangat, kadang juga kopi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Minuman hangat bikin rileks ya Mbak Ika?

      Hapus
  3. Suja banget deh ngeteh. Menenangkan Ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betuuuuuul... pas banget diminum saat letih dan lemes

      Hapus
  4. Kalau aku pagi nyiapinnya kopi, kalau malam teh, mbak..Yang sore bisa ngobrol, kalo pagi boro-boro..suami jalan kerja usai Shubuh..:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha... kalo pagi2 mana bisa santai, urusan segambreng soalnya.

      Hapus

Sahabat Moma, saya akan senang sekali bila Anda berkenan menitipkan jejak pada kolom komentar.
Dimohon untuk tidak meninggalkan link hidup. Bila tetap dilakukan, dengan terpaksa saya akan menghapus komentar tersebut.
Semoga silaturahmi kita terus terjaga.
Terima kasih... ^_^