Senin, 12 Juni 2017

Tips Mencari Bumbu Masakan Rendang Instan Yang Sehat


Tips mencari bumbu masakan rendang instan yang menyehatkan. Foto milik Lemonilo



Salah satu menu wajib lebaran yang harus tersaji di meja makan adalah rendang. Ya, rendang! Meski kami bukan orang Sumatera Barat, rendang selalu menjadi hidangan favorit keluarga. Apalagi rendang buatan Nenek, yang selalu menjadi incaran anak-anak saya. Karena rasanya dan aromanya yang khas. 


Mau tak mau, saya harus mengakui rendang buatan Nenek itu nendang banget rasanya. Dan saya nggak bisa membuat rendang seenak buatan nenek. Pengakuan yang pahit sebetulnya.
 
Bukannya saya nggak pernah belajar membuat rendang. Berkali-kali nenek memberi resep masakan rendang, tetapi hasilnya selalu mengecewakan. Tak pernah seenak rendang buatan nenek. Tidak rasanya, juga aromanya.
 
Ada yang salah? Pasti. 
Bisa jadi banyak rempah yang tidak saya ikut sertakan dalam proses pembuatan rendang. Kita semua tahu, rendang termasuk salah satu masakan yang kaya rempah. Perpaduan rempah-rempah inilah yang membuat aroma rendang menjadi godaan tak tertahankan saat berpuasa.

Selain, kurangnya rempah-rempah (karena sulit mencarinya di warung terdekat), kegagalan itu bisa juga akibat takaran bumbunya yang tidak sesuai.

Akan tetapi, meski berkali-kali mencoba dan berkali-kali pula gagal, tidak membuat saya kapok. Pikir saya, meski gagal, toh tetap habis juga disantap sekeluarga.Ya kan? Jadi saya bertekad mencoba lagi dan lagi.

Untuk mengurangi risiko kegagalan, saya mengubah strategi. Yaitu dengan menggunakan bumbu masakan rendang instan. Ini pilihan yang paling memungkinkan untuk emak-emak rempong semacam saya. Hehehe...

Sayangnya, memilih bumbu instan itu juga nggak mudah lho. Dalam berbagai uji coba pembuatan rendang ini, tak jarang saya menemukan masakan rendang beraroma jamu. Atau, rendang dengan rasa tak jelas. Ini menyebalkan deh. Apa lagi kalo ingat harga daging yang twewew. Duuh...

Setelah perjuangan panjang mencari bumbu rendang instan, saya akhirnya mempunyai pilihan hati. Eaaa. Dan anak-anak bilang, meski tak sama dengan rendang buatan nenek, rendang buatan ibu enak. 

Nah, pengalaman tersebut saya punya tips memilih bumbu masakan rendang instan yang sehat untuk emak-emak rempong semacam saya :

1. Jangan tertipu merek dari produsen ternama

Nah, ini pengalaman yang tak terlupakan. Niat hati membuat rendang, dan nggak mau repot, saya pikir merek terkenal itu bisa jadi jaminan. Eh, ternyata, yang saya dapat adalah rendang rasa jamu. Langsung blacklist deh. Nggak lagi-lagi pakai merek itu.

2. Banyak bertanya

Yoi, sebagai pemula dalam dunia masak-memasak, bertanya itu wajib hukumnya. Jangan pernah merasa malu untuk bertanya, bila kita ingin mendapatkan bumbu masakan rendang yang instan. Banyak lho buibu bumbu instan yang beredar di pasaran. Nggak mungkin juga kan kita mencoba satu persatu?

Yup, setiap orang memiliki cara memasak dan pilihan bumbu sendiri-sendiri. Tapi percayalah, di antara sekian orang yang kita tanya, akan ada kecenderungan pada bumbu instan tertentu. Terutama bila bertanya di medsos. Jawabannya akan mengerucut ke beberapa merek tertentu saja. Dan itu layak dicoba. Percaya deh.

3. Mencari tahu di internet 

Hare gene, apa sih yang nggak ada internet? Apa lagi mencari bumbu masakan rendang instan yang sehat, mudah banget. Tinggal klik. Lalu pilihan ada depan Anda. Sip kan?

4. Pastikan bumbu tersebut sehat

Di pasar ada  banyak bumbu instan. Dari bumbu basah hingga kering. Saya pribadi kurang suka membeli bumbu basah, karena khawatir banyak campuran zat-zat pengawet, pewarna dsb yang bikin merinding disko.

Selain itu ada juga bumbu-bumbu kering yang tak jelas izin depkesnya, bumbu-bumbu seperti ini pun jelas bukan pilihan saya. Jadi pilih yang pasti-pasti aja ya.Yang nggak bikin ragu masak. Karena keyakinan itu penting, bahkan ketika memasak.

Oya, sehebat apa pun bumbu instan, jangan lupa menambahkan bawang putih, bawang merah, cabe dan santan. Karena itu menambah cita rasa masakan yang kita buat. Bila sudah berhasil membuat rendang dengan bumbu instan, memasak rendang tak lagi dihantui kegagalan.
Selamat memasak rendang! Selamat lebaran.... 

2 komentar:

  1. kalau aku biasanya beli di pasar di tempat orang padang gitu. Tapi kok ya kdg was2 jg dioplos dgn yg aneh2

    BalasHapus
    Balasan
    1. Samaaa Mbak Enny, saya juga suka was-was kalo beli yang di pasar. Lebih terjamin beli kemasan sih.

      Hapus

Sahabat Moma, saya akan senang sekali bila Anda berkenan menitipkan jejak pada kolom komentar.
Dimohon untuk tidak meninggalkan link hidup. Bila tetap dilakukan, dengan terpaksa saya akan menghapus komentar tersebut.
Semoga silaturahmi kita terus terjaga.
Terima kasih... ^_^