Selasa, 06 September 2016

Quality Time Bersama Pasangan : 5 Tips Sederhana Merawat Pernikahan



Jalan berdua sambil bergenggaman tangan bisa meningkatkan quality time dalam upaya merawat pernikahan


Tidak seorang pun menyangkal bahwa meningkatkan quality time bersama pasangan sangat penting dalam upaya merawat pernikahan. Sebab, nyaris tak pernah ada biduk pernikahan yang melaju tanpa hantaman gelombang ujian.Bagaimana cara sederhana merawat pernikahan?



Mungkin Sahabat Moma pernah mendengar, ada yang mengatakan bahwa 5 tahun pertama merupakan masa kritis dalam pernikahan. Jika bisa melewati masa-masa itu dengan baik, maka pernikahan akan berjalan aman dan baik-baik saja.

 Pendapat tersebut ada benarnya, mengingat seringnya benturan ego antara suami dan istri yang terjadi pada periode 5 tahun pertama itu.Masa-masa itu juga biasanya keterlibatan dan campur tangan orangtua masih sangat kental. Namun biasanya, kehadiran seorang anak juga rasa cinta yang kuat bisa membantu melewati masa itu dengan baik.

Sepanjang pengalaman saya selama 19 tahun menjalani pernikahan, masa kritis itu tidak berhenti pada tahun ke-5 pernikahan. Melainkan ada dalam setiap tahunnya. Setiap tahun memiliki ujian-ujian tersendiri. Dari hal-hal sepele seperti gagal paham terhadap pasangan atau sebab-sebab lain di luar itu.

Baca : 5 Penyebab dan Tips Mengatasi Gagal Paham Antara Suami-Istri

Nah salah satu cara mengatasi gelombang ujian yang silih berganti menerpa keluarga, selain dengan meningkatkan intensitas dan kualitas doa kepada Sang Pemilik Hati, juga dibarengi dengan meningkatkan quality time bersama pasangan. Sebab pernikahan bertahan bukan karena usaha satu orang, melainkan usaha bersama dari suami dan istri.
 

Tips Quality Time Bersama Pasangan

1. Sediakan waktu khusus berdua

Kita sering berpikir, menyediakan waktu khusus itu merepotkan dan butuh biaya besar. Seperti bulan madu, misalnya. Meski, tidak dipungkiri bulan madu kedua, ketiga, dan seterusnya, bisa menjadi pilihan menarik. Namun membutuhkan biaya dan waktu yang tidak sedikit.  

Padahal menyediakan waktu khusus berdua itu bisa kok dengan cara sederhana dan murah. Atau bahkan tanpa biaya. Yang penting ada niat untuk sama-sama meluangkan waktu di antara kesibukan sehari-hari.
Misalnya :   makan berdua di pinggir jalan, jogging berdua, atau nonton DVD favorit berdua, masak berdua di dapur, dsb. 

 Intinya, melakukan kegiatan berdua dan mengabaikan kehadiran yang lainnya. Terkesan egois, memang, tetapi efektif untuk mengembalikan kebersamaan yang mungkin saja memudar akibat kesibukan dan rutinitas sehari-hari.

2. Ciptakan komunikasi yang hangat

Komunikasi merupakan salah satu pilar penting yang berperan dalam menunjang kekokohan rumah tangga. Tanpa komunikasi, pernikahan akan terasa gersang dan hambar. Persoalannya, tidak semua pasangan mempunyai kemampuan untuk menciptakan komunikasi yang hangat dan sehat.

Perlu usaha keras untuk melewati ketidaknyamanan yang muncul akibat perbedaan persepsi dan cara berkomunikasi. Namun, beberapa hal berikut, barangkali, bisa memudahkan menciptakan komunikasi yang baik dengan pasangan.

- Kenali karakter pasangan dan berlapang dadalah
Misalnya, bila kita memiliki suami yang pendiam, tentu kita tidak bisa berharap ia akan merespon cerita kita seheboh yang biasa kita lakukan.
- Gunakan seluruh fasilitas yang memungkinkan untuk menyapa dan memberi perhatian pada pasangan.
Misalnya, menggunakan WA, facebook, SMS atau, menyelipkan kertas berisi tulisan di saku baju.
- Sesekali menggombal. Yup, gombal ini kadang bisa mencairkan kebekuan dengan pasangan. Coba saja...
- Bercerita tentang hal-hal ringan. Berceritalah, meski terkadang hal-hal yang kita ceritakan hanya soal remeh dan tak penting.
- BerdiskusiMendiskusikan berbagai sangat efektif untuk menjembatani berbagai problem yang dihadapi keluarga, selain untuk mencari solusi juga bermanfaat untuk lebih meningkatkan kualitas hubungan suami-istri dan  membangun pengertian bersama di antara keduanya.

3. Melalui Sentuhan

Sentuhan merupakan salah satu cara sederhana untuk meningkatkan quality time bersama pasangan. Jangan anggap remeh sentuhan-sentuhan ringan yang kita berikan pada Si Dia lho. 

Bagaimana caranya?

Banyak cara yang bisa kita lakukan, Mom. Kita hanya butuh meluangkan waktu dan keinginan untuk melakukannya. Sangat mudah melakukannya, bahkan bisa juga dilakukan sambil lalu.  

Beberapa hal sederhana berikut bisa jadi alternatif untuk dilakukan :
- Memijat atau saling memijat
Kita sering beranggapan, urusan memijat itu adalah urusan para ahli. Padahal tidak juga. Memiliki keahlian dalam memijat adalah poin plus, tetapi bila tidak, juga tidak mengapa.

 Jujur saja, selama belasan tahun menikah, kemampuan memijat yang saya miliki nyaris tidak mengalami peningkatan, tetapi meski demikian, suami tak pernah keberatan bila saya memijatnya.  Ia menikmati setiap pijatan saya yang ala kadarnya, walaupun tak juga menghilangkan rasa pegal yang dirasakannya. 

Poinnya, ia tahu saya berempati terhadap rasa pegal di tubuhnya dan berusaha membantunya mengatasi hal itu. Dan,  karena suami saya lebih ahli dalam urusan memijat, saya-lah yang lebih banyak diuntungkan dalam hal ini. Ini menyenangkan!

- Kecupan ringan
Ahaha, jangan pelit memberi kecupan pada pasangan. Toh, itu halal dan berpahala juga. Anda bebas mengecupnya kapan pun dan di mana pun. Saya juga terkadang membiarkan anak-anak melihat saya melakukannya sambil lalu. Seperti sun pipi, kening atau tangan.

-Mengusap atau mengelus
Tidak sulitkan meluangkan waktu untuk sekadar mengusap tangan, punggung atau rambut Si Dia? Ya, kami biasa melakukan itu. Entah untuk sekadar memberi dukungan, menyatakan simpati atau merapikan rambut yang keluar dari kerudung. 

-Tiduran di pangkuan
Jangan khawatir bila dianggap sok romantis. Kenyataannya, meletakkan kepala di pangkuan Si Dia memang menyenangkan kok. Coba saja lakukan itu pada saat santai atau menonton film favorit. Itu bisa membuat rasa cinta Anda berdua bertahan.

4. Saling menyuapi

Bila dulu Anda pernah melakukannya di depan banyak orang saat acara adat pernikahan, maka melakukannya lagi setelah bertahun-tahun bersama akan tetap merasa menyenangkan. 
  

5. Bertatapan

Kata orang, mata adalah jendela hati. Maka biarkan 'jendela' itu sering  terbuka. Tataplah dia dengan segenap rasa cinta, agar dia tahu, bahwa Anda selalu mencintainya.

Sahabat Moma, masih banyak tips sederhana yang bisa Anda lakukan berdua, untuk merawat pernikahan. Banyak cara untuk meningkatkan quality time dan menciptakan keharmonisan dalam keluarga.  Temukanlah  cara spesial dalam perjalanan pernikahan Anda, dan nikmatilah setiap prosesnya. Salam...

Oya,  selain quality time bersama pasangan, Anda juga bisa membaca quality time bersama anak lho. Coba deh baca tulisan teman-teman blogger saya Mak Ade Deliana Putri ini :   3 Manfaat Quality Time Bersama Anak
Atau, tulisan Mak Maria tentang  bagaimana menciptakan trust pada anak agar bebas dari masalah di kemudian hari 

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi sahabat semua. Salaaam... 

 Baca juga :
 5 Penyebab dan Tips Mengatasi Gagal Paham Antara Suami-Istri

   





















 






28 komentar:

  1. Bagian sentuhan itu memang bener. Kalau lahi capek banget, digosok Tuan di punggung aja ternyata ngaruh banget. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huum.... tiba-tiba lelah langsung ilang ya. Sebetulnya, para suami tuh gampang banget kalo mau bantu istri. Tinggal usap-usap punggung. hehehhe

      Hapus
  2. asli. ngegombal tu yg kayak apa saya belum nemu. makzudnya yang pas dengan pribadi pasangan. soalnya dia orang yang sangat, sangat, sangat teknik. :-D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan salah, orang tehnik juga suka juga digombalin. Tinggal cari momen yang pas aja. Serius.

      Hapus
  3. Waahh noted mbak ini kiat-kiatnya..tapi kadang suka kalau nggak terbiasa malah risih ya..harus di biasakan nih..ihihi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dicoba pelan-pelan dong mbak Nunu.
      Asyik kok. Lebih nyaman komunikasinya.

      Hapus
  4. Waah kebalikan dr sy mba Liza...kemampuan memijit usamo tdk ada peningkatan sdh 10 tahun hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, poin plus plus tuh. Enak dong pak suami dipijitin istrinya... hehehe

      Hapus
  5. Tips yang sering banget aku kami praktekkan, Mba Liza. And all is worked well. :)
    Paling suka sih nonton TV or movie di kamar sambil tiduran di pangkuannya. Ehem.... hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emang nyaman bener ya Mbak Al... Jempooooool

      Hapus
  6. Hihihi aku selalu melakukan semuanya setiap ada kesempatan.. maklum kan LDM mba.. tp semuanya itu bener2 memang terbukti bkin hangat hubungan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mantaaaaaap...
      Harus lebih maksimal kalo LDM ya, Ruli?

      Hapus
  7. Yes, selain sama anak, Quality time sama suami juga ga kalah penting ya Mak. Apalagi pernikahan itu kan seumur hidup. Kalo ga pinter-pinter mupuknya, bisa jadi kita atau pasangan malah bosan hiks. Jangan sampai deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betuuul.... kalo mupuknya lebih awal, jalannya lebih mudah dan lebih ternikmati.

      Hapus
  8. yg paling sering yaaa yg nomor dua mbk, selain itu jarang bgd, malah ad ayg gk pernh sm sekali, yaitu tatap tatapan, hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saling bertatapan itu memang jarang banget deh. Agak sulit nyari momennya... atau kalopun ada kita udah tersipu-sipu duluan dan tiba-tiba merasa ada yang salah. Mendadak salting. hahaha

      Hapus
  9. yang terakhir romantis ah..mba... *tatap mata saiiya..... he2

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahaha.... iya, itu paling romantic.
      Tapi juga suka bikin salting.

      Hapus
  10. iya betul harus ada waktu berdua biar kaya pacaran terus :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betuuuuul.... kalo tidak diupayakan kapan bisa pacarannya?
      Padahal pacaran setelah nikah itu asyik banget

      Hapus
  11. noted mbak liza :) makasi sharingnya

    BalasHapus
  12. Wah udah 19 tahun nikahnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yoi. Ketauan tuanya dehh... hahahaa

      Hapus
    2. Hahaha, enggak kok. BTW, ganti template lagi??

      Hapus
  13. makasihh tips-nya mba Liza.. iya setuju banget, salah satu inti dari hubungan yang baik itu ya komunikasi ya.. sama waktu berduaan itu wajib banget kalo buat saya, karena perlu ngobrol yang tatap muka, gak bisa kalo cuma lwt wa ato pun telepon, hehehe..

    BalasHapus

Sahabat Moma, saya akan senang sekali bila Anda berkenan menitipkan jejak pada kolom komentar.
Dimohon untuk tidak meninggalkan link hidup. Bila tetap dilakukan, dengan terpaksa saya akan menghapus komentar tersebut.
Semoga silaturahmi kita terus terjaga.
Terima kasih... ^_^