Kamis, 22 September 2016

Review Buku : 104 Tanya Jawab Anak Muslim - Panduan Untuk Menghadapi Anak Kritis

Buku panduan orangtua dalam menghadapi pertanyaan anak kritis


Dunia anak adalah dunia yang penuh tanya. Ada juga yang bilang, anak-anak itu seperti Sherlock Holmes yang terus memburu dengan pertanyaan beruntun. Sebelum menemukan jawaban yang memuaskan, ia akan terus bertanya. Berbahagialah bila memiliki buah hati seperti itu, sebab ini salah satu pertanda anak kritis.


Memiliki anak kritis yang gemar bertanya itu, rasanya, seru-seru sedap. Sekali pun kerap membuat kepala berdenyut, namun itu bisa menjadi tantangan untuk menjadi ibu yang asyik bagi anak.

Mengapa?
Karena menurut psikolog Endah Kurniadarmi, dalam buku Nyebur Ke Dunia Anak, ibu yang asyik itu adalah ibu yang selalu membuat anaknya tumbuh dan berkembang. Salah satunya,dengan menjawab berbagai pertanyaan yang terlontar dari bibir-bibir mungil itu. Percayalah, kelak  itu merupakan salah satu kesempatan yang sangat berharga bagi anak.

Dari keenam orang anak saya, tidak satu pun ada yang sama. Tidak semua gemar bertanya, tidak semua menghujani saya dengan aneka pertanyaan aneh dari negeri antah berantah, ataupun pertanyaan sederhana hasil pengamatannya terhadap dunia di sekitarnya.

Akan tetapi, meski tingkat kebawelan dan rasa ingin tahunya berbeda, ada pertanyaan-pertanyaan yang ditanyakan  hampir semua anak saya pada usia yang relatif sama.
Misalnya :
  • Allah itu siapa sih?
  • Siapa yang menciptakan dedek bayi?
  • Kenapa sih kita tidak bisa melihat Allah?
  • Allah itu ada di mana?
  • Malaikat itu apa? 
  • Mengapa sih kita harus sholat dan mengaji?
  • Mengapa kita harus bersedekah?
  • dsb

Dulu, saya sering gelagapan dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Apalagi anak kedua saya tuh kritis banget. Belum usai saya merangkai kalimat sederhana untuk menjawab satu pertanyaannya, ia sudah menyerbu saya dengan pertanyaan lain yang begitu ringan meluncur dari bibirnya.

Sayangnya, ketika itu belum ada buku 104 Tanya Jawab Anak Muslim karya Dyah Prameswari. Andai sudah ada, tentu keringat saya tidak perlu mengalir deras. Hehehe...

Mengapa?
Saya kasih bocoran sedikit ya...

Dalam buku 104 Tanya Jawab Anak Muslim, penulisnya dengan CERMAT memilih berbagai pertanyaan yang memang menjadi pertanyaan-pertanyaan mendasar bagi setiap anak muslim. Pertanyaan yang hampir selalu ditanyakan oleh anak-anak. Tidak saja anak usia balita, bahkan juga anak usia sekolah dasar.

Daaan...
Selain memilih pertanyaan dengan cermat, penulis juga  CERDAS menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan bahasa yang simpel dan mudah dicerna oleh anak-anak.
Dengan bahsa yang sederhana, buku ini bisa memuaskan rasa ingin tahu anak muslim lho


Bisa menjelaskan dalam bahasa yang sederhana dan mudah dicerna itu, menurut saya, bukan perkara sepele lho. Kerap kita yakin, kita mampu menjawab pertanyaan anak-anak. Tetapi yakinkah bahwa kita sudah menyampaikannya dalam bahasa yang bisa dimengerti oleh anak-anak?

Untuk memudahkan pembaca, pertanyaan sekaligus jawaban dari buku Tiga Ananda (Tiga Serangkai Group) ini disusun berdasarkan segmen-segmen berikut :
  • Allah Maha Pencipta
  • Ibadah
  • Nabi dan Malaikat
  • Al-Qur'an, Hadist dan Sunnah
  • Surga dan Neraka
  • Adab dalam Islam
  • Doa dan Dzikir
  • petunjuk untuk Orang Tua
Buku yang memiliki tampilan dan gambar-gambar menarik ini memang dimaksudkan untuk dibaca oleh anak-anak. Anak saya yang sudah kelas 6 SD bisa menamatkannya dalam waktu amat singkat. Kurang dari 1 jam. Karena ia langsung menemukan jawaban dari berbagai pertanyaan yang ada di benaknya.

Meskipun dikemas sedemikian lucu dan menggemaskan, menurut saya, buku ini merupakan buku panduan yang wajib dimiliki oleh para bunda dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Baik untuk dibaca sendiri sebagai khasanah pengetahuan, referensi, maupun dibaca bersama-sama dengan anak balita.

Semoga ulasan ini bermanfaat. Salaam...



4 komentar:

  1. Mbaaak, makasih banyak reviewnya. Insya Allah bermanfaat buat calon pembaca :)

    BalasHapus
  2. Hmm ... sepertinya buku yang menarik dan bermanfaat.

    BalasHapus

Sahabat Moma, saya akan senang sekali bila Anda berkenan menitipkan jejak pada kolom komentar.
Dimohon untuk tidak meninggalkan link hidup. Bila tetap dilakukan, dengan terpaksa saya akan menghapus komentar tersebut.
Semoga silaturahmi kita terus terjaga.
Terima kasih... ^_^