Rabu, 24 Agustus 2016

Profil Blogger : Ophi Ziadah, Mama Blogger Yang Bekerja Kantoran

Ophi Ziadah, mama blogger yang berkarier di Gedung DPR


Membagi waktu antara karier di luar rumah dan menjadi ibu bagi 3 orang anak, jelas bukan perkara mudah. Apalagi bila ditambah dengan aktivitas tambahan sebagai blogger. Wah, tak terbayangkan repotnya. Hebatnya, mama blogger yang satu ini bisa! Siapa blogger keren itu? Ya. Dia adalah Ophi Ziadah.

Semula, saya mengenal ibu dari Alinga, Zaha, dan Paksi ini hanya sebagai blogger aktif yang kerap memenangkan lomba blog. Tampilan blognya yang dinamis, dan lengkap, memang meyakinkan sebagai blogger yang mumpuni. Nggak percaya? Coba kunjungi deh blognya di Mom of Trio's World

 Me Time? Ya, Ngeblog


Blogger yang bekerja sebagai PNS di salah satu supporting systemnya DPR ini serius belajar ngeblog sejak akhir 2013. Aktivitasnya sebagai wanita karier sekaligus ibu rumah tangga tak mengurangi kecintaannya terhadap dunia blogging. Ia malah menganggap aktivitas ngeblog sebagai bagian dari me time. Selingan yang mencerahkan kemumetan dunia kerja, ujarnya dalam sebuah obrolan.

Ya, sebagai pekerja kantoran, sepanjang hari tentulah disibukkan dengan aktivitas kerjanya. Sementara malam hari dan hari libur adalah jatah bersama anak dan keluarga. Waktu bersama anak ini tidak bisa diganggu gugat, karena mereka akan protes keras bila ia masih memegang hape atau sibuk berlaptop ria.

Salah satu cara untuk menyiasatinya, Ophi memanfaatkan waktu senggang dan jam-jam istirahat di kantor. Atau, saat anak-anak telah tidur pulas di malam hari. Saat senggang di kantor, ia biasa mengedit foto-foto dan menyusun draft tulisan, atau melakukan aktivitas blogging lainnya. Sisanya dilanjutkan di rumah, ketika kondisi memungkinkan.

Pada saat blogging itulah Ophi bisa menyalurkan hobi menulisnya. Juga sebagai sarana refreshing. Menterapi jiwa agar tidak lelah menghadapi dunia kerja yang menuntut sikap profesional. Ia menemukan kepuasan yang tidak bisa dinilai dengan materi ketika tulisannya memberi manfaat pada pembaca. Di samping itu, berbagai produk dan hadiah lomba  dan quiz, tentu menjadi penambah semangat untuk terus mewarnai dunia blogging.

Selaras antara karier, rumah tangga dan dunia blogging






Dukungan Keluarga

Kepiawaian Ophi membagi peran,  baik sebagai ibu pekerja, maupun ibu rumah tangga dan merangkap pula sebagai blogger, tentulah tak lepas dari dukungan penuh keluarga. Suami yang rela berbagi peran pada saat-saat tertentu,  misalnya, menemani anak belajar pada saat ia tengah rapat di kantor. Juga anak-anak yang menikmati  aktivitas bloggingnya, terutama pada event-event di luar rumah.

Nah, berikut kiat Ophi dalam menjalani berbagai peran yang disandangnya:  

Jalani saja. Terus bergerak, karena hanya dengan bergerak kita akan sampai (pada tujuan). 
Jangan terlalu memikirkan kerepotan, karena kerepotan itu selalu ada.

Maka tak heran Komunitas Emak Blogger mengapresiasinya sebagai Blogger Pilihan Bulan Februari lalu. Konsistensi dan pencapaiannya dalam dunia blogging amat layak diacungi jempol.

Oya, blogger yang pernah mengecap pendidikan hukum di University of Melbourne, Australia ini juga memiliki web serius yang khusus membahas masalah hukum. Blog ini diberi nama MarLeKum, Mari Melek Hukum, sebagai situs yang bertujuan untuk mengenalkan hukum kepada masyarakat. Mengedukasi masyarakat tentang hukum dengan cara yang lebih ramah, dan bahasa yang lebih ringan dan mudah dicerna.

Nah, bagi Sahabat Moma yang ingin mengenal lebih jauh sosok inspiratif kali ini, sila meluncur ke rumah maya Mbak Ophi ya. Di alamat berikut :

Blog:
http://www.ophiziadah.com/ dan http://www.MarleKum.Net
FB:
https://web.facebook.com/ophi.ziadah
Twitter: @ophiziadah
Instagram: @ophiziadah

2 komentar:

  1. Makasih Mba liza...emang ya kalau penulis yg nulis bahasa asik2 gimanaaa gituuu. Ngalir kayak anak sungai hahaha
    Mba liza juga kece banget kok dg kerepotan yg harus dihadapi. Semangat yuuk

    BalasHapus
  2. Hahaha... bisa aja Mbak Ophi.
    Yuk semangatttt

    BalasHapus

Sahabat Moma, saya akan senang sekali bila Anda berkenan menitipkan jejak pada kolom komentar.
Dimohon untuk tidak meninggalkan link hidup. Bila tetap dilakukan, dengan terpaksa saya akan menghapus komentar tersebut.
Semoga silaturahmi kita terus terjaga.
Terima kasih... ^_^